Celotehan Kursi Taman 7 #nulisrandom2015

Walaupun aku tidak mengenalmu secara baik, aku selalu berterimakasih untukmu, berdoa untukmu. Tanpa kau sadari, aku sudah sangat terbantu adanya kau di hari hariku. Mungkin juga mereka, tapi aku tidak tau pasti apakah mereka juga berdoa atas keselamatanmu. Semoga kau tetap kokoh, agar tiap cerita tidak keluar batasannya.

Seperti barisan kesatria kau memerangi prahara, dunia luar kau lumat habis, zaman pun mengikis. Seperti akar tunggal kau menopang kebaikan, menjaga predator kota, hutan perkotaan buas. Seperti apa pun kau saat ini, karat merebak tiap sisi, patah keropos tiap jemari. Kau menipu umurmu sendiri tuan. Lihatlah, tanpa sadarmu, kau telah pikun. Mereka menjadikanmu, tumpuan pengikat gerai mereka, hina sekali profesimu bagi mereka. Bakso, somay, es campur, segala macam gerai bertumpu, bertalikan tenda. Kau menua.

Semoga kau tak lupa, tugasmu sangat mulia bagiku, bagi kami.

Cek rival nulis saya

Septian Hadavi
Indriani
Sejati Ayu Putri
Ririn Anindya
Tjut Nurul Habibah
Ajeng Sulistio
Mahdiyyah

Iklan

2 pemikiran pada “Celotehan Kursi Taman 7 #nulisrandom2015

  1. Ini jenisnya apaa, trembesi atau beringin atau jenis lain? (Sotoy gue sok menebak-nebak siapa yg sedang dikisahkan si bangku taman) haha 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s