Celoteh Kursi Taman 6 #nulisrandom2015

Dia berjalan gontai, tanpa arah, hanya mengikuti perasaan, membawanya menghampiri. Kejauhan tampak kecil, gerbang taman menyambutnya dengan dawai lama.

Keberkahan setapak jalan menuntunnya kepadaku, setelan jas tampak lusu, perutnya menyembul. Seperti mengadu pada sunyi, dia mengadu dalam diam, hanya lembaran kertas yang dipegang dengan coretan asal yang tak paham aku membacanya. Setelah puas mengadu pada kertas, mencoretnya dengan hati hati, dimasukkan ke amplop putih bergaris merah biru dipinggirnya.

Aku tempat singgah dalam sunyi, dia pergi berpamitan dengan bahasa yang tak aku mengerti. Hanya amplop putih berisi lembar pengaduan ditinggalkannya.

Aku tak mengerti mereka, syukur aku seperti sekarang ini, menunggu untuk disinggahi tanpa harus tau.

Septian Hadavi
Indriani
Sejati Ayu Putri
Ririn Anindya
Tjut Nurul Habibah
Ajeng Sulistio
Mahdiyyah

Iklan

Satu pemikiran pada “Celoteh Kursi Taman 6 #nulisrandom2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s