Surat Buta 4 #nulisrandom2015

Teruntuk Duka

Tidak aku mengerti perasaan yang merajai hati, ada yang menyeringai dalam gelap, mengendap memenuhi ruang. Ketika anjing milik Raka mati, aku melihatnya tanpa kesan. Darah menggenang, lantai garasi memerah, ban mobilku kotor. Gonggongannya perlahan senyap, pergi beresonansi ke ruang lain, aku juga pergi. Mobilku enggan berhenti.

Ingatan berjalan mundur, ke suatu tempat di sana. Raka kecil sangat senang, melihat aku membawa anjing kecil, mereka sama masih kecil. Hadiah kebahagiaan, dan raut gembira menyeruak di wajah Raka. Tapi Raka tidak tau, mungkin terlalu kecil untuk mengetahui. Anjing kecil yang kutemukan di rumah hewan, adalah hasil buah karya pekerjaan kotorku untuk pertama kalinya. Senyum Raka menyungging, senyum kecilnya.

Apa bedanya aku dan mereka, tanpa duka, tanpa raut muka.

Check tulisan my rival dalam #nulisrandom2015

Septian Hadavi
Indriani
Sejati Ayu Putri
Ririn Anindya
Tjut Nurul Habibah
Ajeng Sulistio
Mahdiyyah

Iklan

Satu pemikiran pada “Surat Buta 4 #nulisrandom2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s