Kita

Kita; sepasang jiwa yang rela menunggu, dikabulkan rindu-rindu oleh-Nya. R

Kita; perindu yang tak kenal lelah, merindu dalam sebuah doa. A

Kita; bulir bulir doa yang jatuh perlahan setiap subuh, setelah sunyi. R

Kita; sama-sama terbaring di semak ikhtiar, lalu berpaling. A

Kita; sebuah landai yang sering dicari penambang rindu, hanya untuk menimbun luka. R

Kita; tersesat dalam lingkaran panorama, semata hanya palsu disana, mencari jalan pulang yang nyata. A

Kita; hanya jalan pulang yang paling sunyi, dari kenangan-kenangan penabuh riuh. R

Kita; berkutat mencari jalan pulang yang jauh, dan akhirnya rumah terdekat untuk berlabuh, itu rindu. A

Kita; adalah sisa sisa keikhlasan, yang tak diikhlaskan. R

Kita; benalu dalam euforia kota, menggerogoti sisa-sisa kemunafikan dunia. A

Kita hanya kita , Arca dan Raga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s